Tuesday, 01 22nd

Last update04:23:00 AM

Sejarah BPR Bina Swadaya

Tahun 1990 :
Untuk memaksimalkan pelayanan permodalan KSM yang telah dirintis Bina Swadaya sejak tahun 1970, Divisi Pengembangan Permodalan (BANGDAL) membentuk 9 P2L (Pos Pelayanan Lapang) sebagai embrio BPR Bina Swadaya di wilayah: Lampung, Cimanggis, Bandung, Subang, Pekalongan, Boyolali, Yogyakarta, Lamongan, dan Lumajang.

Tahun 1992 :
P2L Cimanggis memperoleh ijin operasional sebagai BPR pertama Bina Swadaya dengan nama PT. BPR Adyamekar Swadaya.

Tahun 1993 :
Ijin operasional sebagai BPR berikutnya di Yogyakarta dengan nama PT. BPR Jatiarta Swadaya dan di Lampung dengan nama PT. BPR Tataarta Swadaya. P2L Boyolali dan Lumajang ditutup karena tidak layak, dan dibuka wilayah baru di Banyuwangi.

Tahun 1994 :
P2L Subang menyusul memperoleh ijin operasional, dengan nama PT. BPR Abdiarta Swadaya.

Tahun 1995 :
Divisi Pengembangan Permodalan (BANGDAL) dilikuidasi dan BPR - BPR Bina Swadaya berada di bawah koordinasi sektor  bisnis seperti PT-PT yang lainnya. Sedangkan P2L yang belum memperoleh ijin operasional sebagai BPR berada di bawah koordinasi Asisten Pengurus Yayasan dengan sebutan Guswil Mandiri yaitu wilayah Bandung, Pekalongan, Lamongan dan Banyuwangi.

Tahun 1997 :
Koordinasi BPR - BPR Bina Swadaya ditangani langsung oleh Bendahara Yayasan sampai dengan pertengahan tahun 2001 dan selanjutnya sampai dengan tahun 2003 ditangani langsung oleh Ketua Yayasan. Pada kurun waktu ini, PT. BPR Adyamekar Swadaya mengalami kesulitan manajemen yang akhirnya dipindahtangankan, selain itu di Gresik Bina Swadaya mengakuisisi PT. BPR Kebomas sebagai ganti dari proses permohonan ijin operasional di Lamongan yang gagal.

Tahun 2004 - sekarang :
Dengan dikembangkannya Pusat Pengembangan Keuangan Mikro (PPKM) yang memfokuskan pada pelayanan keuangan mikro, BPR - BPR Bina Swadaya sejak awal tahun 2004 berada di bawah koordinasi PPKM.

Hubungi Kami

  • Jl. Gunung Sahari III No 7 Jakarta Pusat 10610
  • Tel: (+6221) 420 4402
You are here: Home Pelayanan Pelayanan BPR Sejarah